LOST IN SHANGHAI, ehhh TAUNYA LOST BENERAN
"LOST IN SHANGHAI, ehhh TAUNYA LOST BENERAN"
| pemandangan malam hari sebelum nyasar 😋 |
Tadinya mau bikin status di sosmed "Lost in Shanghai", ehhh taunya lost beneran.
Hari kedua, pagi hari karena saking excitednya liburan jadi udah nggak nggubris apa2 lagi, dan"bencana" itu datang waktu malamnya.
Waktu itu kira-kira jam 10 malam dan mau pulang ke hotel. Tapiiii.... lupa nama zhan (stasiun) MRT yang dekat dari hotel, alamat hotel nggak ada, dan teledornya lagi KONTAK HOTEL JUGA NGGAK ADA. ðŸ˜
Akhirnya kami putuskan untuk nekat turun ke zhan MRT yang sekiranya dan seingat kami benar.
Setelah turun, "bencana" lain pun muncul, kita nggak tau harus keluar di exit berapa.😂 Dengan jurus andalan "nekat", yasudah exit 3!!!
Sebelumya sempat tanya si mbak petugas kira-kira hotel *** ada nggak disekitar tempat itu, terus katanya "NGGAK ADA!", si mbaknya bilang kemungkinan salah turun zhan dan dia suruh segera cari cara supaya bisa cepat pulang. Sialnya, MRT yg barusan kami tumpangi itu yang terakhir di malam itu.
Dengan berbekal 1 handphone yang bisa berfungsi dengan baik dan benar (masih ada batre dan paketan data) akhirnya cek baidu map.
Di zhan MRT hanya tinggal saya, dua orang teman (yang dua-duanya juga cewek), dan petugas yang juga cewek(yang sudah mau pulang juga)😂.
Kedinginan, panik, sakit perut tiba-tiba, tapi dengan tekad bulat dan masih berkeyakinan kalau zhan itu benar, naiklah kami ke lift, tekan B1.
Tingtong..... "INI DIMANAAA?"😫 Nggak ada orang, gelap, asing. Masuk lift lagi, naik lewat tangga dengan harapan tempatnya lebih baik. Dan... sama saja. Keadaan tempatnya kira-kira sama seperti daerah-daerah di film zombie yang pernah kalian tonton atau seperti tempat pembuangan sampah mungkin, yang cuma ada jalan kecil dengan tembok-tembok tinggi di kanan kirinya, sumber penerangan cuma ada di ujung jalan.
Oh ya, cek map dan baidu-ing tadi berhasil, finally ketemu nama hotel yang kami tuju, tapiii... banyak! "bercabang-cabang!"
Pupus sudah harapan. Sempat kepikiran apa harus menunggu di pinggir jalan atau kembali ke zhan MRT buat nginap semalam. 😂
Tiba-tiba, ditengah kegelapan muncullah ide cemerlang. Yeee!
Kita ke hotel pertama! (Hotel yang sudah menolak kami, yang katanya tidak melayani orang asing dan yang akhirnya mengalihkan kami ke hotel yang satu itu dengan harga yang 2x lipat lebih mahal. 😠)
Sampai di hotel pertama, pasang muka tebal dan sambil menahan malu sebenarnya, kami masuk. Minta kontak hotel yang kami tempati (aneh memang, tapi ini satu-satunya cara, dan kalau nggak begini ya nggak pulang).
Si mbak resepsionis akhirnya telfon ke pihak hotel kami, dan pihak hotel bersedia untuk menjemput. Setelah menunggu beberapa saat, mbak resepsionis dapat telfon kalau bapak yang mau menjemput kami ternyata lagi dibandara (jemput orang lain).
Yasudah, kami dieri option lain, kira-kira mau nggak kalau diantar sama bapakyang lain tapi bayar (sekian RMB).
Well, akhir cerita, kami bisa sampai di hotel dengan selamat, keesokan harinya maasih bisa melanjutkan liburan ke Disney Land.
Dan sekarang sudah di Xiamen lagi, mager dari seminggu yang lalu, sedang dikasur dengan baju, celana, kaos kaki dan selimut yang berlapis-lapis. Sehat wal'afiat dan dengan keadaan yang masih utuh tentunya. Hehehe
Hikmahnya silahkan disimpulkan sendiri.
-sudah selesai kayaknya-
Komentar
Posting Komentar